7 Tip Cerdas Merapikan Rumah Dari Ahli Profesional Berpengalaman

Posted on



– Penumpukan benda-benda di dalam rumah kerap kali menjadikan area tersebut tampak sempit dan menyebabkan kecemasan meningkat.

Menyusun kembali perabot adalah tindakan memilah, menghapus, serta merombak posisi objek sehingga area menjadi lebih tertata.

Joseph Ferrari, PhD, seorang professor ilmu psikologi di DePaul College, mengatakan bahwa kekacauan visual dapat menyebabkan stres serta hambatan dalam fungsi normal.

Memahami bagaimana menyusun benda-benda di dalam rumah dapat mendukung terciptanya suasana yang lebih nyaman serta efektif.

Berikut adalah 7 metode efektif untuk menyusun barang di rumah sesuai dengan saran dari pakar manajemen ruang yang tersertifikasi dan dikutip dari situs web Realsimple pada hari Selasa, tanggal 3 Juni:

1. Tentukan Tujuan Merapikan

Mengatur sasaran dapat memperkuat konsentrasi selama prosedur penyusunan. Sasaran ini mungkin melibatkan pembuatan area spesifik untuk kegiatan yang ditetapkan.

Apabila tujuannya sudah jelas, maka menentukan apakah suatu barang harus disimpan atau dibuang menjadi lebih sederhana. Selain itu, adanya tujuan pula memberi nilai makna yang lebih pada proses tersebut.

2. Menanggu Pembelian Tempat Penyimpanan Baru

Mempergunakan hal-hal yang telah tersedia dapat meningkatkan efisiensi dari benda-benda bekas pakai. Sebaiknya wadah baru di beli setelah melakukan penyortiran terlebih dahulu.

Hal ini menghambat pengeluaran berlebihan. Prosedur tersebut pun merangsang kreativitas untuk menyusun ulang.

3. Dimulai dengan Barang yang Sederhana

Barang yang memiliki nilai emosi kecil sesuai untuk langkah pertama. Sebagai contoh, buku panduan bekas atau rempah-rempah kadaluarsa di dapur.

Memulai dengan hal-hal sederhana untuk mengumpulkan energi positif. Setelah terbiasa, tindakan tersebut akan terasa lebih ringan.

4. Terapkan Sistem KadaluarsaTanggal

Benda-benda yang tersimpan di dalam peti berlabel tanggal dapat ditinjau kembali nanti. Jika belum digunakan sampai saat itu, maka bermaksud bahwa sudah tidak diperlukan lagi.

Sistem ini menghalangi rasa menyesal yang tiba-tiba ketika menjatuhkan suatu benda. Langkah tersebut pun turut berperan dalam pengurangan keragu-raguan.

5. Sediakan 15 Menit Sehari

Waktu pendek setiap harinya dapat menghasilkan pengaruh yang signifikan. Selama 900 detik sehari sudah mencukupi untuk mendorong perubahan kecil tapi berkelanjutan.

Kegiatan ini mengasah kemampuan pengambilan keputusan. Akibatnya, benda-benda tak diperlukan akan terus berkurang.

6. Pilh 5 Item Tiap Hari

Mengeluarkan 5 benda tiap harinya dapat memberikan dampak besar dalam satu bulan. Bila dijalankan secara konsisten, total akan menjadi 150 item selama 30 hari.

Cara ini dirasakan enteng tapi tetap memberi hasil yang bagus. Langkah ini pun menambah pengetahuan tentang benda-benda milik sendiri.

7. Concentrasi pada Wilayah Terbatas

Mengejar salah satu area kecil dapat mengurangi rasa lelah dalam proses tersebut. Sebagai contoh, bisa dimulai dengan menata sebuah laci atau rak terlebih dahulu.

Setelah selesai, Anda akan termotivasi untuk menyusuri area lain yang perlu diperbaiki. Pendekatan ini membentuk kebiasaan dengan cara yang terstruktur.

Melakukan pendekatan simpel dan teratur untuk menyusun benda-benda di rumah bisa menghasilkan lingkungan yang lebih nyaman serta rapi.