Melihat peningkatan jumlah pemakai jasa pembelian online terus meningkat
online
, makin beraneka ragam pula cara bayar yang ditawarkan, termasuk menggunakan kartu kredit. Meskipun begitu, ada beberapa orang yang masih merasa enggan untuk berbelanja
online
Menggunakan kartu kredit tetap dirasakan sulit atau malahan menyeramkan oleh sebagian orang. Mereka cemas tentang keamanan transaksinya, resah akan kemungkinan data kartu kreditnya bocor, ataupun linglung dalam penggunaannya.
Sebenarnya, jika mengetahui cara yang tepat, melakukan transaksinya bisa menjadi lebih mudah.
online
Dengan menggunakan kartu kredit justru sangat praktis dan memberikan keuntungan karena sejumlah bank menyediakan tawaran spesial.
cashback
,
poin reward
, hingga diskon khusus
pengguna kartu kredit
.
Di samping itu, penggunaannya sebetulnya cukup mudah. Agar dapat memulai bertransaksi,
online
coba deh baca artikel berikut tentang penggunaan kartu kredit.
Langkah-Langkah Penggunaan Kartu Kredit Untuk Berbelanja
Online
-
Pilih
Marketplace
yang Aman
Jika berbelanja di
marketplace
sepeti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan
marketplace
lainnya, biasanya mereka telah mengimplementasikan sistem keamanan yang handal. Akan tetapi, kadang-kadang masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki.
brand
atau toko menghadirkan promosi dan potongan harga bila pembeli berbelanja memakai
website
mandiri mereka.
Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi,pastikanlah tentang keamanannya.
website
, lihat juga
review
pelanggan lain,
rating
Yang mereka terima, dan pastikan untuk mencantumkan pula detail kontak yang jelas.
Mereka sungguh krusial dikarenakan
website
Yang tak aman dapat dengan cepat menjadi sasaran peretas yang ingin mencuri data para penggunanya, seperti detail kartu kredit Anda. Oleh karena itu, lebih baik tetap berhati-hati saat akan melaksanakan transaksi tersebut.
-
Sisipkan Data Kartu dengan Berhati-hati
Setelah Anda merasa puas dengan pilihan toko serta produk yang akan diakuisisi, tahap berikutnya ialah menentukan metode pembayarannya.
menggunakan kartu kredit
Dan mengisikan data kartu kredit Anda. Informasi umumnya yang dituntut ialah sebagai berikut:
-
Nomor kartu (16 angka di bagian depan).
-
Tanggal kedaluwarsa (
expiry date
).
-
Nomor CVV (tiga digit di bagian belakang kartu).
Beberapa
marketplace
Juga memberikan opsi kepada pengguna untuk menyimpan detail kartu untuk transaksi mendatang. Sehingga, bila Anda ingin melakukan pembayaran lagi, tak perlu menginput data tersebut sekali pun. Akan tetapi, lebih baik hindari fasilitas ini kecuali telah yakin dengan pilihannya.
marketplace
atau
website
lokasi belanja yang kau kunjungi sungguh nyaman dan handal.
Ketika melakukan transaksi, pastikan untuk tidak memberitahu informasi tentang kartu Anda kepada siapa pun, bahkan jika mereka menyatakan diri sebagai bagian dari bank. Pihak bank tidak akan pernah meminta detail pelanggan lewat telepon ataupun surel.
-
-
Sambungkan prosesnya melalui Verifikasi OTP atau 3D Secure
Setelah menginput informasi kartu, umumnya pemakai akan dialihkan ke laman konfirmasi. Laman itu merupakan bagian dari fitur perlindungan ekstra bernama sistem verifikasi lanjutan.
3D Secure
atau OTP (
One-Time Password
Kamu akan mendapatkan kode khusus lewat pesan singkat atau surel yang perlu diinputkan agar dapat menuntaskan pembayarannya.
Step ini sangat crucial untuk menegaskan bahwa pelaku transaksi adalah pemilik resmi dari kartu tersebut. Oleh karena itu, walaupun informasi tentang kartumu terbongkar, tanpa kode OTP, pihak lain tak dapat menggunakan kartu milikmu. Bila masih belum mengaktifkan fungsi OTP ini, disarankan agar segera menghubungi bank penyedia kartu kredit-mu guna mengaktifkannya.
-
Simpan Bukti Transaksi
Sesudah menyelesaikan transaksinya, umumnya Anda bakal mendapat surel pemberitahuan atau bon elektronik. Harap simpan dokumen tersebut dengan cermat. Di samping menjadi alat bukti pembayaran, hal itu pun sangat diperlukan apabila sewaktu-waktu Anda butuh mengajukan klaim atau proses retur produk.
Banyak orang mungkin menyepelekan aspek ini dengan alasan segalanya telah berjalan secara otomatis. Namun, tak ada ruginya untuk menyimpan rekam jejak transaksi yang dapat menjadi sumber bantuan apabila terdapat permasalahan di masa depan.
-
Cek Kebijakan dan Aktivitas Berkala
Setelah berbelanja, pastikan untuk terus mengawasi tagihan kartu kredit Anda. Periksa secara berkala agar memastikan bahwa semua aktivitas sudah benar dan sesuai dengan apa yang telah Anda lakukan. Apabila menemukan adanya transaksi tidak biasa atau mencurigakan, langsung saja hubungi bank penerbit kartu tersebut.
Pelanggan dapat memeriksa faktur mereka melalui aplikasi.
mobile banking
Atau laporan elektronik yang dikirim melalui email. Tahap sangat vital harus diambil agar dapat menghindari kerugian apabila terjadi penyalahgunaan pada kartu kredit Anda.
Tips Aman Belanja
Online
Pakai Kartu Kredit
-
gunakan peralatan dan jaringan internet yang aman
Saat bebelanja
online
Lebih baik menghindari transaksi melalui komputer publik, misalkan di warnet, handphone orang lain, atau jaringan Wi-Fi umum. Pastikan selalu menggunakan perangkat milik sendiri serta koneksi internet yang sudah dipercaya. Apabila memungkinkan, nyalakan juga proteksi antivirus Anda.
firewall
untuk perlindungan tambahan.
Jaringan umum memiliki risiko tinggi karena dapat dieksploitasi oleh orang jahat untuk mengambil informasi yang Anda masukkan saat melakukan transaksi. Sebisa mungkin hindari hal ini kecuali jika benar-benar mendesak; lebih baik menunda aktivitas tersebut sampai Anda bisa menggunakan koneksi privat.
-
Aktifkan Notifikasi Transaksi
Banyak bank menawarkan fasilitas pemberitahuan ketika ada transaksi yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Fungsi ini amat membantu dalam mengidentifikasi kegiatan tidak biasa dengan cepat.
Pelanggan dapat mendapatkan pemberitahuan lewat pesan singkat atau surel. Apabila ada aktivitas transaksi tak diketahui dan tidak diminta secara tiba-tiba, langsung kontak bank guna membekukan kartumu agar menghindari kerugian lebih besar lagi.
-
Jangan Menyimpan Informasi Kartu di Berbagai Lokasi
Seperti dijelaskan sebelumnya beberapa
marketplace online
Menyediakan opsi “simpan detail kartu” sehingga pemakainya tak perlu lagi mengetik ulang data kartu kredit saat transaksi mendatang. Fitur ini sungguh bermanfaat serta membuat proses belanja lebih sederhana bagi konsumen, namun tetap memiliki potensi risiko apabila digunakan secara berlebihan di berbagai layanan online.
Lebih baik memilih hanya satu atau dua situs yang dapat dipercaya untuk menyimpan informasi kartu kredit Anda. Untuk lokasi lain, sebaiknya isi secara manual tiap kali bertransaksi. Meskipun cara ini sedikit mengganggu, namun akan jauh lebih aman bila diterapkan.
Belanja
Online
Aman Dengan Menggunakan Kartu Kredit
Belanja
online
telah menjadi elemen tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari orang-orang dewasa ini. Di samping kemudahan yang ditawarkan, cara membayarnya pun cukup bervariatif, termasuk di antaranya melalui penggunaan kartu kredit. Faktanya melakukan transaksinya
online
Memanfaatkan kartu kredit cukup sederhana. Akan tetapi, sebaiknya kita selalu waspada ketika hendak melakukan pembayaran.
online
menggunakan kartu kredit.
Mengerti bagaimana penggunaan kartu kredit dalam bertransaksi
online
Dan teruslah mencari informasi mengenai keamanan digital untuk bertransaksi.
online
untuk selalu berhati-hati mengenai ancaman penipuan yang kian canggih.
Ingat selalu petunjuk-petunjuk tersebut dan hindari menyimpan informasi kartu secara acak atau menggunakannya di jaringan internet umum yang mungkin tidak aman. Dengan demikian, Anda masih dapat menikmati kenyamanan berbelanja.
online
dan melindungi keamanan tiap transaksimu.





