Harga Sapi Ponorogo Anjlok, Dapatkan Sapi Kurban Berat 700 kg Hanya dengan Rp 28 Juta, Ini Alasannya

Posted on



– Mendekati hari raya Idul Adha, harga sapi di Ponorogo mengalami penurunan. Ini disebabkan oleh kelimpahan persediaan sapi di pasar sementara jumlah pembeli mengecil, yang membuat harga juga ikutan merosot.

Galang Saputra, seorang peternak sapi di Pasar Hewan Jetis Ponorogo, menyebutkan bahwa harga sapi turun antara Rp 1 juta sampai dengan Rp1,5 juta untuk setiap ekornya. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengurangan jumlah pembeli menjelang periode Idul Adha.

“Di sini, harga seekor sapi berkisar antaraRp21 juta hingga Rp25 juta. Namun saat ini, harganya telah turun menjadi Rp22 juta sampai Rp23 juta per ekornya yang memiliki bobot 400-420 kg,” terangnya.

Tetapi harga kerbau yang memiliki berat sekitar dua kali lebih besar berkisar antara Rp 28 juta sampaiRp 31 juta.

‘Barusan ini dijual seharga Rp28 juta dengan berat 700 kg, harganya seharusnya adalah Rp31 juta. Saya terpaksa melepasnya karena perputaran uang,’ jelasnya.

Pada saat yang sama, seorang pembeli di Pasar Hewan Jetis bernama Erni Suratnawati merencanakan untuk membeli seekor sapi guna persiapan Idul Adha. Ia mengucapkan syukur karena harga sapi pada tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan seminggu sebelum hari raya kurban.

“Harga saat ini lebih rendah dibandingkan beberapa hari terakhir. Satu minggu yang lalu harganya berkisar antara 30 juta rupiah, sedangkan hari ini menjadi 28 juta rupiah per ekor, menurut pendapat saya harga ini cukup murah,” katanya.

Dia sangat teliti dalam memilih ternak untuk kurban, selalu mencari yang terbaik dan layak menurut agama Islam. Walaupun harga ternak tersebut cukup rendah, ia tetap mencoba melakukan negosiasi dengan pedagang agar dapat mengurangi biayanya lebih lanjut.

“Masih negosiasi dengan sang penjual, semoga harga dapat diturunkan lagi,” katanya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *