Priangan Insider —
Satu lagi keberadaan permata jarang dari tanah Nusantara sukses menimbulkan gempar di kalangan para penggemar batu akik.
Sebuah batu alami sapphire biru besar dengan warna cerah nan menggoda saat ini sedang menarik perhatian publik sejak dilelang dengan harga mulai dari 12 juta rupiah.
Tidak semata-mata sebuah batu besar, namun batu ini terlihat mewah dengan cincin perak handmade yang diproduksi secara seksama oleh ahli kerajinan setempat yang sudah berpengalaman.
Safir biru ini termasuk istimewa dan bukan tanpa sebab. Salah satunya adalah dari segi visualnya: ukuran batunya luar biasa, malah cenderung sangat besar dibandingkan dengan jenis safir alam pada umumnya.
Ketegasan warna biru terlihat damai namun dalam, mirip dengan langit malam di daerah tropis tanpa awan. Pantulan sinar pada batu tersebut memberikan kesan berkelimuan, tidak hanya kilat biasa.
Ini tidak termasuk jenis safir yang memiliki banyak inklusion atau tekstur berserat kasar yang dapat mengganggu kecantikan alaminya; malah sebaliknya, batunya terlihat bersih dan matang dari segi visual.
Apa yang membuat para kolektor semakin berminat adalah cincin tersebut. Cincin itu dibuat dengan tangan oleh pengrajin menggunakan perak asli dan memiliki desain eksklusif.
Setiap sisinya dilengkari dengan ukiran artistik khas pembuat setempat, menggabungkan campuran garis tegas serta hiasan etnis lembut sehingga tampak megah namun tetap dalam batas.
Di bidang permata dan batu mulia, keterampilan semacam itu dihargai setinggi-tingginya, terlebih lagi karena tidak memakai cetakan produksi masal.
Harga 12 juta rupiah untuk paket komplit batu besar alami serta cincin tangan buatan dengan perak murni segar ini tentunya menarik perhatian.
Apabila dibandingkan dengan patokan pasarnya, lebih-lebih di lokasi-lokus utama seperti Rawa Bening Jakarta ataupun Pasar Batu Cibaduyut Bandung, jenis batu semacam itu umumnya dipatok harga antara 16 hingga 20 juta rupiah, bergantung pada derajat kemurnian, corak warna, serta tipe cincin yang digunakan.
Tidak mengherankan bila banyak kolektor dari Jakarta, Bandung, sampai Yogyakarta secara spontan tertarik pada batu tersebut saat pertam kalinya muncul di situs perdagangan online.
Tidak hanya memiliki nilai estetika untuk perhiasan, batu ini pun dipandang sebagai potensi yang menjanjikan dalam bidang investasi.
Pada saat ini, kebutuhan akan batu safir alami yang berasal khususnya dari Asia Tenggara mengalamai peningkatan signifikan di pasaran ekspor.
Beberapa negara seperti Jepang, Taiwan, serta Uni Emirat Arab semakin giat mencari batu-batu berkualitas premium yang memiliki tampilan menonjol dan ukuran besar, jenis batu ini jarang didapatkan dalam kuantitas banyak.
Penulis memperoleh data bahwa batu tersebut berasal dari proses pertambangan tradisional di sebuah area gunung-gunung di kawasan Asia Tenggara yang terkenal menjadi tempat penghasil batu safir alami berkelas.
Proses pengurangan ukuran dan pemotongan dilaksanakan dengan cermat untuk menjaga bentuk alami batu sambil mencapai refleksi optimal. Jenis batu ini tidak umum ditemukan di pasaran dan hadir dalam ketersediaan yang amat terbatas.
Untuk Anda yang menginginkan perpaduan sempurna dari estetika, kepribadian, serta aspek investasi di masa depan, batu mulia blue safir ukuran besar ini dapat menjadi solusi ideal.
Penampilannya yang mencolok namun tidak tampak murahan, sangat sesuai untuk dikenakan dalam beragam kesempatan mulai dari acara resmi sampai kasual. Apabila kita membicarakan tentang trend permata safir alami ukuran besar kini menjadi fokus utama di kalangan ahli gemologi dunia.
Dengan harga yang masih cukup terjangkau mengingat ukuran seperti itu, tampaknya tidak akan memakan waktu lama hingga batu tersebut berganti pemilik. Dalam ranah batu permata, siapa yang lebih dulu, dialah pemenang. Siapa yang datang terlambat mungkin hanya menjadi pengamat. (*)





